BELAJARLAH TUK LEBIH MENGHARGAI

Para sahabat yang budiman, Untuk mengawali tulisan ini mungkin saya akan sedikit bercerita sebagai pengantar..

Saya pernah mendengar cerita ini dari sebuah radio swasta yang menceritakan tentang sesuatu hal yang mungkin sering tanpa kita sadari kita juga seperti apa yang ada dalam cerita ini….Ada sebuah kisah yang menceritakan tentang sepasang kakak – beradik yang sangat sering melakukan perjalanan menggunakan kendaraan bermotor… dan setiap melakukan perjalanan setiap itu juga sang adik membonceng sang kakak. Dalam setiap perjalanan sang kakak bertugas menjadi navigator dalam setiap perjalanan… setiap melakukan perjalanan sang kakak dengan pengetahuannya memberikan arahan perjalanan bagi adiknya, begitu juga sang adik mengendarai kendaraan dengan begitu lihainya… sampai suatu ketika sang kakak mengarahkan sang adik untuk berbelok kekanan, tapi, tangan sang kakak menunjuk ke arah kiri,,, dengan begitupun sang adik bingung… ke kanan atau ke kiri??? Karena kesalnya sang adik berkata “Ah…. Bagaimana sih, ini ke kanan atau ke kiri???? Kalau yang memberikan arah saja sudah salah bagaimana nanti kedepannya…??” itulah yang diucapkan sang adik ketika tahu bahwa kakaknya salah dalam memberikan arah…..

Saya pikir kita dapat mengambil kesimpulan dari kisah diatas…. Dimana ketika sang kakak dengan kelihaiannya memberikan arah, sang adik tidak pernah memuji atau berucap terima kasih dengan kakaknya, tetapi ketika kakanya bersalah, dengan sigapnya sang adik mengeluh bahkan meremehkan sang kakak… inilah fenomena yang sering terjadi di sekitar kita saat ini… apalagi di dunia kampus yang sering dengan kegiatan keorganisasian atau kepanitiaan… terkadang ketika kita mengikuti suatu perkumpulan baik dalam bentuk organisasi maupun kepanitiaan tanpa kita sadari kita bagaikan sang adik dalam cerita tadi,, ketika kita mendapati teman kita yang menuai keberhasilannya, atau mendapatinya sedang berusaha keras supaya tujuannya tercapai terkadang kita seperti acuh tak acuh, atau berfikir bahwa saya juga punya pekerjaan yang menjadi bagian saya, biar saja,, itu kan bagiannya dia…  bahkan tidak pernah kita saling mendukung, saling menyemangati.. padahal dalam kerja tim yang dibutuhkan adalah saling pengertian.. bukan bagaimana apa yang menjadi tugas itu harus terselesaikan atau terealisasikan. Bagi penulis sendiri, esensi dari berorganisasi atau berkumpul adalah bagaimana kita bisa lebih saling mengenal dan lebih mengerti satu sama lain, bukan bagaimana kegiatan itu terlaksana. Karena jika kita saling mengerti, saling memahami, bahkan saling membantu pastilah apa yang menjadi target itu akan terlaksana pula Insya Allah. Selanjutnya, ketika kita mendapati teman kita dalam kesalahan atau dalam kekeliruan yang justru dilakukan adalah mencari kesalahannya, bahkan membahas kesalahannya dalam forum dan kita identik kepada mengguruinya oleh karena kita ingin disebut memiliki integritas yang lebih dari pada dia meskipun kita berniat untuk memberikan sesuatu yang membangun. Inilah para sahabat yang budiman, fenomena yang mungkin pernah atau sering terjadi di lingkungan kita. Entah kita mendengar, merasakan, atau bahkan kita melakukannya. Padahal, alangkah indahnya jika kita bisa saling menghargai teman kita, alangkah indahnya kita bisa hidup berdampingan secara harmonis. Bukankah islam sendiri juga memerintahkan kepada kita unuk hidup secara berdampingan dengan siapa saja? Disini saya mengajak teman – teman, dan khususnya diri saya sendiri.. marilah kita belajar tuk lebih menghargai sesama. Marilah kita belajar tuk berucap terima kasih bagi teman kita yang telah membantu kita.. marilah kita berucap selamat atas keberhasilan yang telah dicapai oleh teman kita. Meskipun kita mengkritisi teman kita,, berniatlah hanya untuk kritik yang membangun karena kita peduli terhadapnya dan nasehat – menasehatilah kepada kebaikan.. karena jika kita ingin dihargai oleh orang lain maka belajarlah tuk menghargai orang lain terlebih dahulu. SUKSES SELALU…….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s