sepenggal surat untuk seseorang yang merasa berada di ujung pengharapan

sepenggal surat untuk seseorang yang merasa berada di ujung pengharapan dan juga bagi sahabat yang meragu

smoga dapat menjadi hikmah tuk terus melangkahi hidup yang mulia ini.

maaf  klo jadi sedikit melankolis seperti ini….

………………………………………………………………………………………………………………….

untuk seseorang yang mungkin berada di ujung pengharapan

untuk sebuah pengharapan yang mungkin akan kandas

untuk sebuah janji yang mungkin akan terlanggar

untuk sebuah kisah yang mungkin akan menjadi kenangan

untuk seseorang………… yang mungkin tersakiti

kuyakin bahwa kau tahu diri ini tak ayal bisa melupakanmu

kuyakin bahwa kau tahu diri ini tak sampai bisa membuang bayangmu dari  pikiran ini

kutahu,, kau yang selalu ada untukku di saat ku butuhkanmu… dan begitupun sebaliknya

kutahu,, kau yang selalu menemaniku dalam perjalanan ini…. dan begitupun sebaliknya

tapi,,,yang kusadari kini adalah yang tidak kupikirkan saat aku melakukan itu semua untukmu

tidakkah kau sadari bahwa ini semua hanyalah fatamorgana dunia

sesuatu yang bersifat fana dan mungkin tidak terjamin kekekalannya

dan yang kusadari pula

sesuatu yang sesungguhnya tidak mendapat keridhoanNYA

untuk seseorang yang merasa berada di ujung pengharapan

ku tahu bahwa dirimu,,, layaknya wanita pada umumnya yang menginginkan kasih suci yang sejati

kuyakin dirimu layaknya wanita yang mendambakan kasih sayang yang murni dan hakiki

tapi apapun yang ku perbuat terhadapmu

dalam rangka menjadikanmu seorang wanita yang merasa beruntung

yang kusadari kini bahwa semua itu keliru dan kurasakan salah

dan mungkin hanya akan membuat hati ini menjadi ternodai

karena, bukankah hati itu adalah sumber kehidupan ini secara harfiah yang harus benar – benar kita jaga dari kelamnya dunia.

untuk seseorang yang merasa berada di ujung pengharapan

maavkanlah segala khilaf ini yang tercipta  yang tlah kita lewati bersama

yang tanpa kusadari telah melibatkanmu ke dalam jalan yang melupakan jalan illahi

maafkanlah diri ini yang tak bisa membawamu kepada keadaan yang lebih baik secara aqidah

karena mungkin aku ini bukan seorang lelaki sebagai sosok pemimpin yang baik

yang seharusnya bisa membina sesuatu menuju kepada ke kebaikan illahi

ya,,,, tapi beginilah aku dengan segala kekuranganku dan segala kekhilafanku

saat ini aku hanyalah manusia yang mencari keridhoanNYA

karena yang kuyakini  pasti ku kan kembali kepadaNYA di suatu saat nanti.

untuk seseorang yang merasa berada di ujung pengharapan

mavkanlah aku yang tidak dapat memberikan secercah harapan untukmu

karena bukan yang seperti ini yang termasuk kepada keridhoanNYA

oleh karenanya,, kita memang harus berpisah tuk membuat diri ini mendekatkan diri dalam ridho illahi

karena tidak ada cinta yang lebih baik dibanding kecintaan akan kepadaNYA

tahukah dirimu, hati ini pun menangis dalam keyakinanku

menangis akan kesedihanku,

tersedu akan bayangan yang mungkin aku tak tahu apa yang terjadi di kemudian hari nanti

dan tersesak nafas ini karena keyakinanku akan hal yang satu ini,

dan ini bukanlah sebuah alibi ku…

aku hanya mengejar sebuah pengharapan yang kusebut Ridho Illahi

ya… keseluruhan…. aku hanya mencoba tuk menjadi seorang muslim yang seluruhnya, seorang muslim yang kaffah

inilah jalan ku,,, dan ku sangat berharap pula ini bisa menjadi jalanmu

dalam butir – butir air mata ini

kuutuskan salam ingatanku terhadapmu dalam doa qolbuku

semoga kau tetap meyakini bahwa tak ada yang lebih baik dibanding dengan jalan yang suci  ini

jalan dimana ada kewajiban bagi kita tuk terus melanjutkan hidup  ini dan terus saling mengingatkan

karena yang kuyakini adalah

ALLAH maha pengampun bagi hambanya yang ingin bertaubat

ALLAH maha pemberi petunjuk bagi hambanya yang merasa ingin kembali

dan ALLAH maha mengetahui dibanding klaim hambanya atas dirinya sendiri

tersadar ataukah tidak, percayalah aku hanya lah seseorang yang ingin kembali berjalan dalam naunganNYA

meski aku yakin

berat rasanya mendaki selangkah demi selangkah jurang hidup kenadiranku

jurang yang pernah menyebabkan aku terkapar dalam kelamnya iman ini

yang terkadang, tak jarang membuatku tergelincir dengan berbagai caraku mendakinya…

tapi lagi – lagi kutegaskan……

inilah jalanku

ku hanya ingin bersihkan diriku dari segala dosa

aku tak peduli tntang ucap ketidaksukaan orang terhadapku

karena ku yakin ALLAH hanya akan memberikan jalan bagi hambanya

yang memang ingin benar – benar dan bersungguh – sungguh menginginkan

sesuatu yang hakiki dalam kehidupan ini

untuk seseorang yang merasa berada di ujung pengharapan

percayalah bahwa ALLAH menyayangi hambanya yang juga sayang terhadapNYA,

dan ALLAh tidak akan memberikan suatu kesedihan dan cobaan di luar batas kemampuan hambanya,,

aku percaya akan keteguhanmu menjalani hidup ini

raihlah cinta yang hakiki, sambutlah cinta yang suci

yaitu kecintaan kita terhadap ALLAH dan agama ini

dan meski kau bertanya tentang cinta manusia

percayalah wahai seseorang yang berada di ujung pengharapan

bahwa ALLAH akan memberikan kita yang terbaik..

begitupun dengan pasangan hidup nanti

bahkan….

bila ALLAH menakdirkan kita bersama pastilah ALLAH kan menyatukan kita kembali dalam mahligai kebahagiaan

dimana ALLAH menyatukannya bukan hanya karena nafsu hati,, tapi juga karena aqidah..

disini,, dimana aku memijakkan diri ini,, biarlah aku lebih berkontribusi dalam jalan ini..

ku tak tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari,, hanya tawakal dan berserah diri yang dapat kuperbuat

dan kupikir setiap orang mempunyai haknya akan kehidupannya yang lebih baik di kemudian hari

untuk seseorang yang merasa berada di ujung pengharapan ini

mavkan aku,, karena ternyata sampai dibatas ini, batas yang aku sebut aqidah ini adalah batas dimana

aku mempertahankan janji kesetiaan ku selama ini.

semoga hal ini tidak menyurutkan dan memutus tali silaturahmi di antara kita..

meski kutau bahwa saat ini kau berikrar bahwa diriku adalah seorang penipu…..

inilah jalan ku

semua ini kulakukan demi aqidah kita…. dan semata – mata juga

untuk menaikkan derajatmu sebagai seorang muslimah

untuk kembali arungi kehidupan ini dalam ridho illahi…..

ketahuilah bahwa dunia ini masih seluas dari apa yang kau impikan

tak perlu kau simpan luka ini sedalam yang kau rasa,, meski mungkin hal itu butuh waktu…

tapi aku yakin kau kan bisa melewatinya

semoga ALLAH mempertemukan dirimu bersama seseorang yang bisa membawamu

kepada gerbang kebahagiaan dan pintu surga nantinya….

doa ku terhadapmu

-HSS-

13  juni 01:30 WIB

disela – sela malam qolbuku

NB: semoga bermanfaat

Iklan

One thought on “sepenggal surat untuk seseorang yang merasa berada di ujung pengharapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s