pribadi perenung

sahabat yg senantiasa dalam lindungan dan keberkahan Allah.

setiap perjalanan hidup yang tlah kita lalui pastinya senantiasa meninggalkan jejak yang mungkin akan terus muncul dalam ingatan ini, entah itu dikehendaki ataupun tidak. ingatan tentang bagaimana kita bermain di waktu kecil, saat memasuki masa remaja, berkutat dengan kehidupan baru di masa remaja, ataupun memasuki kehidupan bermasyarakat. semuanya pasti meninggalkan jejak rekam ingatan yang terkadang muncul di permukaan.

dari semua fase kehidupan tersebut selalu ada sebuah pelajaran yang dapat kita petik untuk meneruskan hidup ini kedepannya. yaa.. bisa kita sebut dengan “hikmah”. sebuah pelajaran berharga yang dapat menjadikan kita lebih baik dengan memuhasabahi diri kita karena kita bisa mengerti mana yang seharusnya diperbaiki dari sisi kehidupan kita. itulah hikmah menurut kaca mata saya.. (hehehe… sisanya terserah anda..)

berbicara mengenai hikmah,, saya hanya ingin menyampaikan bahwa setiap manusia itu berhak untuk mengambil hikmah – hikmah yang tercecer dari setiap fase kehidupan,,, tanpa kita sadari mungkin setiap gejala – gejala kehidupan dan sosial yang ada disekitar kita menyimpan hikmah yang berart bagi kita, sehingga sayang apabila terlewat tanpa renungan yang mendalam.. menjadi pribadi2 yang sering merenung pun bukanlah suatu hal yang salah dan juga bukanlah suatu kegiatan yang buang2 waktu (wasting time). menjadi pribadi perenung berarti melatih diri kita untuk lebih peduli dan peka terhadap lingkungan sekitar… menjadi pribadi perenung berarti membawa diri kita lebih jauh kedalam esensi dari kehidupan ini karena pada dasarnya kehidupan ini adalah renungan.. renungan yang dimaksud adalah bahwasanya kita hanya singgah didunia ini,,,, menjadi pribadi perenung,, berarti telah melatih diri ini untuk senantiasa bersyukur kepada Allah swt atas apa yang telah ada dalam diri ini dan menghindarkan kita dari sikap tidak pernah merasa puas… semoga kita termasuk orang – orang yang sadar akan hikmah yang terdapat disekitar kehidupan kita dan kemudian menjadikan diri kita sebagai pribadi perenung yang dengannya kita akan menjadi orang – orang yang berpikir… wallahu alam bisshawab..

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s